Indonesia dikenal dengan kekayaan budaya dan kesenian yang beragam, salah satunya adalah pertunjukan tradisional. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana pelestarian warisan budaya.

Dengan berbagai bentuk seni pertunjukan yang ada, Indonesia menawarkan pengalaman budaya yang unik dan menarik bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Dari tarian, musik, hingga teater, setiap pertunjukan memiliki cerita dan makna yang mendalam.
Poin Kunci
- Mengenal berbagai jenis pertunjukan tradisional Indonesia.
- Memahami pentingnya melestarikan warisan budaya.
- Mengapresiasi keunikan dan keindahan seni pertunjukan.
- Mengenal peran pertunjukan dalam masyarakat Indonesia.
- Mengetahui bagaimana pertunjukan tradisional dapat menjadi daya tarik wisata.
Apa Itu Pertunjukan Tradisional?
Pertunjukan tradisional adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia. Dengan berbagai bentuk seni yang dipertunjukkan, seperti teater, musik, dan tari, pertunjukan tradisional memainkan peran penting dalam melestarikan warisan budaya Indonesia.
Definisi dan Jenis-jenisnya
Pertunjukan tradisional mencakup berbagai bentuk ekspresi seni yang telah berkembang selama berabad-abad. Teater tradisional, seperti wayang kulit dan ketoprak, menceritakan legenda dan sejarah masyarakat Indonesia. Musik tradisional menggunakan alat musik daerah seperti gamelan dan kolintang, sementara tari tradisional seperti tari Legong dan tari Pendet menampilkan keanggunan dan kekuatan budaya.
Jenis Pertunjukan | Deskripsi | Contoh |
---|---|---|
Teater Tradisional | Menceritakan legenda dan sejarah | Wayang Kulit, Ketoprak |
Musik Tradisional | Menggunakan alat musik daerah | Gamelan, Kolintang |
Tari Tradisional | Menampilkan keanggunan dan kekuatan budaya | Tari Legong, Tari Pendet |
Untuk informasi lebih lanjut tentang pertunjukan tradisional, Anda dapat merujuk pada penelitian yang dipublikasikan di jurnal Dharmawangsa.
Peran Dalam Budaya Indonesia
Pertunjukan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan identitas nasional. Melalui pertunjukan ini, nilai-nilai moral dan sejarah masyarakat Indonesia disampaikan kepada generasi muda, menjaga keberlangsungan budaya Indonesia.
Sejarah Pertunjukan Tradisional di Indonesia
Sejarah pertunjukan tradisional di Indonesia merupakan warisan seni budaya yang kaya dan beragam. Dengan akar yang kuat dalam tradisi masyarakat, pertunjukan tradisional telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari.
Asal-usul dan Perkembangannya
Pertunjukan tradisional di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan beragam, dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk perubahan sosial dan politik. Menurut Wikipedia, perkembangan seni pertunjukan di Indonesia mengalami perubahan signifikan seiring waktu.

Asal-usul pertunjukan tradisional dapat ditelusuri kembali ke zaman prasejarah, di mana ritual dan upacara adat menjadi cikal bakal perkembangan seni pertunjukan.
Pertunjukan Tradisional di Era Kolonial
Pada era kolonial, pertunjukan tradisional mengalami perubahan signifikan akibat pengaruh budaya luar. Banyak pertunjukan tradisional yang diadaptasi dan dimodifikasi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan politik pada masa itu.
Periode | Karakteristik Pertunjukan | Pengaruh |
---|---|---|
Prasejarah | Ritual dan upacara adat | Budaya lokal |
Kolonial | Adaptasi dan modifikasi pertunjukan | Budaya kolonial |
Kemerdekaan | Revitalisasi dan pelestarian budaya | Nasionalisme |
Pertunjukan tradisional di Indonesia terus berkembang hingga saat ini, menjadi bagian penting dari acara seni dan warisan budaya yang dilestarikan.
Ragam Pertunjukan Tradisional di Indonesia
Dengan lebih dari 300 etnis, Indonesia memiliki ragam pertunjukan tradisional yang luar biasa. Kekayaan budaya ini tercermin dalam berbagai bentuk pertunjukan yang berbeda-beda di setiap daerah.
Tari Klasik dan Rakyat
Tari klasik dan rakyat merupakan dua bentuk pertunjukan tari yang paling populer di Indonesia. Tari klasik dikenal dengan gerakan yang anggun dan elegan, sementara tari rakyat lebih dinamis dan sering kali menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat.
- Tari Legong dari Bali, dikenal dengan gerakan yang sangat terstruktur dan ekspresif.
- Tari Jaipong dari Jawa Barat, yang enerjik dan dinamis.
Teater Tradisional
Teater tradisional Indonesia juga memiliki keunikan tersendiri. Wayang Kulit dari Jawa dan Wayang Golek dari Sunda adalah contoh teater tradisional yang menggunakan boneka untuk menceritakan epik-epik kuno.
- Wayang Kulit, menggunakan bayangan boneka untuk menceritakan cerita.
- Wayang Golek, menggunakan boneka kayu yang dimainkan secara langsung.
Musik dan Alat Musik Daerah
Musik dan alat musik daerah juga merupakan bagian tak terpisahkan dari pertunjukan tradisional. Gamelan dari Jawa dan Bali adalah contoh alat musik tradisional yang sering digunakan dalam berbagai pertunjukan.
Setiap daerah memiliki alat musik khasnya sendiri, seperti Sasando dari NTT dan Talempong dari Sumatera Barat.
Pentingnya Pelestarian Pertunjukan Tradisional
Pelestarian pertunjukan tradisional merupakan aspek vital dalam melestarikan warisan budaya Indonesia. Dengan melestarikan pertunjukan tradisional, kita tidak hanya menjaga kekayaan budaya, tetapi juga memastikan bahwa identitas nasional tetap kuat.
Menghargai Warisan Budaya
Pertunjukan tradisional adalah bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia. Menghargai warisan ini berarti kita menghormati nenek moyang kita yang telah mewariskan berbagai bentuk seni pertunjukan yang kaya dan beragam.
Melalui pelestarian pertunjukan tradisional, kita dapat mempelajari nilai-nilai moral, sejarah, dan budaya yang terkandung di dalamnya.
Dampak Terhadap Identitas Nasional
Pertunjukan tradisional memiliki dampak signifikan terhadap identitas nasional Indonesia. Dengan melestarikan pertunjukan ini, kita memperkuat rasa kebanggaan dan kesatuan di antara masyarakat Indonesia.
Identitas nasional yang kuat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya.
Aspek | Deskripsi | Dampak |
---|---|---|
Warisan Budaya | Pertunjukan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya | Melestarikan nilai-nilai moral dan sejarah |
Identitas Nasional | Pertunjukan tradisional memperkuat identitas nasional | Meningkatkan kesadaran dan kesatuan masyarakat |
Dalam upaya melestarikan pertunjukan tradisional, keterlibatan semua pihak sangat diperlukan. Dengan bekerja sama, kita dapat memastikan bahwa warisan budaya Indonesia tetap hidup dan diteruskan ke generasi mendatang.
Pertunjukan Tradisional di Setiap Daerah
Setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan budaya yang berbeda-beda melalui pertunjukan tradisional. Ini tidak hanya mencerminkan keanekaragaman budaya Indonesia, tetapi juga menunjukkan betapa kaya warisan budaya yang dimiliki.
Pertunjukan di Jawa
Jawa dikenal dengan berbagai pertunjukan tradisional seperti Wayang Kulit dan Tari Bedhaya. Wayang Kulit adalah teater bayang-bayang yang menceritakan epik-epik kuno, sementara Tari Bedhaya adalah tarian klasik yang elegan dan penuh makna.
Pertunjukan di Sumatera
Sumatera memiliki pertunjukan tradisional yang beragam, termasuk Randai dan Tari Tortor. Randai adalah teater rakyat Minangkabau yang menggabungkan tarian, musik, dan akting, sementara Tari Tortor adalah tarian ritual yang dilakukan oleh masyarakat Batak.
Pertunjukan di Bali
Bali terkenal dengan pertunjukan Tari Legong dan Wayang. Tari Legong adalah tarian klasik yang menceritakan cerita-cerita mitologi, sementara Wayang di Bali memiliki keunikan tersendiri dengan cerita-cerita yang diadaptasi dari epik Ramayana dan Mahabharata.
Dengan memahami pertunjukan tradisional di berbagai daerah, kita dapat lebih menghargai kekayaan budaya Indonesia dan melestarikan warisan budaya untuk generasi mendatang.
Fitur Menarik dari Setiap Pertunjukan
Keunikan pertunjukan tradisional terletak pada berbagai aspek, termasuk kostum, properti, dan teknik pementasan. Dengan memahami fitur-fitur ini, kita dapat lebih menghargai keindahan dan kekayaan budaya Indonesia.
Kostum dan Properti
Kostum dan properti memainkan peran penting dalam pertunjukan tradisional. Kostum yang dirancang dengan teliti tidak hanya mencerminkan status sosial karakter, tetapi juga menggambarkan keindahan seni budaya Indonesia. Properti seperti topeng, senjata, dan perhiasan juga menambah kesan dramatis dalam pertunjukan.
- Kostum yang sesuai dengan karakter dan peran
- Properti yang mendukung cerita dan suasana
- Penggunaan warna dan motif yang khas

Teknik Pementasan
Teknik pementasan dalam pertunjukan tradisional Indonesia sangat beragam dan membutuhkan keterampilan yang tinggi. Dari teknik tari yang elegan hingga dialog yang dramatis, setiap elemen disusun dengan cermat untuk menciptakan pengalaman yang memukau bagi penonton.
- Teknik akting yang kuat dan ekspresif
- Penggunaan ekspresi wajah dan gerakan tubuh
- Koordinasi antara penari, aktor, dan musisi
Dengan memahami dan mengapresiasi teknik pementasan ini, kita dapat lebih menikmati keindahan tari dan pertunjukan tradisional Indonesia.
Pertunjukan Tradisional dan Pariwisata
Dengan keanekaragaman budaya, pertunjukan tradisional Indonesia menjadi daya tarik pariwisata yang kuat. Banyak wisatawan yang tertarik untuk menyaksikan pertunjukan ini karena keunikan dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Pertunjukan tradisional tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Dengan mengadakan festival budaya dan event khusus, kita dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat internasional terhadap warisan budaya kita.
Daya Tarik Wisatawan
Pertunjukan tradisional Indonesia memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan. Mereka dapat menyaksikan langsung keindahan tarian, musik, dan teater tradisional yang dipentaskan dengan kostum dan properti yang indah.
Jenis Pertunjukan | Lokasi | Deskripsi |
---|---|---|
Tari Legong | Bali | Tarian klasik yang dikenal karena gerakan yang anggun dan ekspresi yang kuat. |
Wayang Kulit | Jawa | Pertunjukan teater bayang-bayang yang menceritakan epik Mahabharata dan Ramayana. |
Tari Saman | Aceh | Tarian yang dilakukan oleh sekelompok penari laki-laki dengan gerakan yang dinamis dan kompak. |
Festival Budaya dan Event Khusus
Untuk lebih mempromosikan pertunjukan tradisional, berbagai festival budaya dan event khusus diadakan di seluruh Indonesia. Salah satu contoh adalah Festival Internasional Pertunjukan Tradisional yang menampilkan berbagai pertunjukan dari dalam dan luar negeri.
Dengan adanya event-event tersebut, pariwisata Indonesia dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal serta pelestarian budaya.
Peran Komunitas dalam Menyelenggarakan Pertunjukan
Keterlibatan komunitas dalam pertunjukan tradisional membantu melestarikan warisan budaya Indonesia. Komunitas lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam mengorganisir dan mendukung berbagai acara pertunjukan tradisional.
Keterlibatan Masyarakat
Masyarakat lokal seringkali terlibat dalam berbagai aspek pertunjukan tradisional, mulai dari menjadi penari, musisi, hingga membantu dalam proses produksi. Keterlibatan ini tidak hanya membantu melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas.
Dengan terlibat dalam pertunjukan tradisional, masyarakat dapat lebih menghargai warisan budaya mereka dan mewariskannya kepada generasi berikutnya.

Tim dan Organisasi yang Terlibat
Berbagai tim dan organisasi berperan penting dalam penyelenggaraan pertunjukan tradisional. Mereka bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap pertunjukan berjalan dengan lancar dan sukses.
Organisasi | Peran |
---|---|
Komite Seni Lokal | Pengorganisir acara |
Sanggar Seni | Pelatihan dan penampilan |
Dinas Kebudayaan | Pembiayaan dan dukungan administratif |
Dengan kerja sama yang erat antara komunitas, tim, dan organisasi, pertunjukan tradisional dapat terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia.
Inovasi dalam Pertunjukan Tradisional
Dengan menggabungkan elemen modern, pertunjukan tradisional dapat menarik perhatian generasi muda. Inovasi ini tidak hanya membuat pertunjukan tradisional lebih menarik, tetapi juga membantu melestarikan warisan budaya Indonesia.
Penggabungan Elemen Modern
Penggabungan elemen modern dalam pertunjukan tradisional dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti penggunaan teknologi canggih, kostum yang lebih kontemporer, atau bahkan penggabungan dengan genre musik modern. Contohnya, pertunjukan Kubros Siswo yang kini berkembang menjadi Kubros Dangdut Brodcast, seperti yang dilaporkan dalam artikel di Kompasiana, menunjukkan bagaimana inovasi dapat membuat pertunjukan tradisional tetap relevan.
Penggunaan elemen modern tidak hanya terbatas pada teknologi atau kostum, tetapi juga dapat diterapkan dalam teknik pementasan. Misalnya, penggunaan efek cahaya dan suara yang lebih canggih dapat meningkatkan kualitas pertunjukan.
Eksperimen Kreatif oleh Seniman
Eksperimen kreatif oleh seniman juga menjadi bagian penting dalam inovasi pertunjukan tradisional. Seniman-seniman muda Indonesia terus berinovasi dengan menciptakan karya-karya yang tidak hanya estetis tetapi juga sarat makna. Mereka bereksperimen dengan berbagai bentuk dan gaya, menciptakan pertunjukan yang unik dan menarik.
Dengan adanya eksperimen kreatif, pertunjukan tradisional dapat terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Hal ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian budaya.
Inovasi dalam pertunjukan tradisional tidak hanya membantu melestarikan warisan budaya, tetapi juga membuatnya lebih dinamis dan relevan bagi masyarakat modern. Dengan demikian, pertunjukan tradisional dapat terus menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia.
Pertunjukan Tradisional di Era Digital
Pertunjukan tradisional Indonesia kini memasuki babak baru dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan kemajuan ini, pertunjukan tradisional tidak hanya dapat dinikmati secara langsung, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat luas melalui berbagai platform digital.
Penggunaan Media Sosial
Media sosial telah menjadi alat penting dalam mempromosikan pertunjukan tradisional. Dengan menggunakan platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter, penyelenggara pertunjukan dapat mempromosikan acara mereka kepada audiens yang lebih luas. Konten visual seperti foto dan video dapat digunakan untuk mempromosikan pertunjukan, serta memberikan cuplikan behind-the-scenes untuk meningkatkan minat masyarakat.
Beberapa cara efektif menggunakan media sosial untuk pertunjukan tradisional antara lain:
- Membuat konten yang menarik dan interaktif
- Menggunakan hashtag yang relevan untuk meningkatkan visibilitas
- Berinteraksi dengan pengikut melalui komentar dan pesan langsung
Siaran Langsung dan Streaming
Siaran langsung dan streaming telah membuka peluang baru bagi pertunjukan tradisional untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan teknologi streaming, pertunjukan dapat disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, memungkinkan orang-orang dari berbagai belahan dunia untuk menikmati pertunjukan tradisional Indonesia.
Keuntungan dari siaran langsung dan streaming antara lain:
- Meningkatkan jangkauan pertunjukan ke audiens global
- Memungkinkan penonton untuk menikmati pertunjukan dari kenyamanan rumah mereka
- Mengurangi biaya yang terkait dengan perjalanan dan akomodasi

Tantangan yang Dihadapi Pertunjukan Tradisional
Pertunjukan tradisional di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang mengancam kelestariannya. Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan sosial, ekonomi, dan budaya telah mempengaruhi keberlangsungan pertunjukan tradisional.
Masalah Pembiayaan
Salah satu tantangan utama adalah masalah pembiayaan. Mengadakan pertunjukan tradisional memerlukan biaya yang tidak sedikit, mulai dari kostum, properti, hingga biaya untuk para seniman dan kru.
Biaya produksi yang tinggi seringkali menjadi hambatan bagi komunitas seni untuk mengadakan pertunjukan. Oleh karena itu, mencari sumber pendanaan yang memadai menjadi sangat penting.
Perubahan Minat Masyarakat
Perubahan minat masyarakat juga menjadi tantangan signifikan. Dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup, minat masyarakat terhadap pertunjukan tradisional seringkali tergantikan oleh hiburan modern.
Upaya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya tradisional perlu dilakukan melalui berbagai cara, termasuk promosi melalui media sosial dan acara seni.
Oleh karena itu, penting bagi para pemangku kepentingan untuk mencari solusi inovatif guna melestarikan acara seni tradisional. Dengan demikian, warisan budaya Indonesia dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
Pertunjukan Tradisional sebagai Edukasi
Melalui pertunjukan tradisional, nilai-nilai moral dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan edukatif. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik penonton, terutama generasi muda, tentang pentingnya nilai-nilai budaya dan moral.
Menyampaikan Nilai-nilai Moral
Pertunjukan tradisional seringkali mengangkat cerita-cerita moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kisah-kisah ini, penonton diajak untuk merenungkan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Sebagai contoh, penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan tradisional dapat meningkatkan kesadaran moral anak-anak.
Dampak Empiris bagi Generasi Muda
Generasi muda yang terlibat dalam pertunjukan tradisional, baik sebagai pemain maupun penonton, dapat merasakan dampak positif dalam perkembangan karakter mereka. Mereka belajar tentang disiplin, kerja sama tim, dan pentingnya melestarikan budaya. Dengan demikian, pertunjukan tradisional berperan penting dalam membentuk identitas dan karakter generasi mendatang.
Dalam era digital ini, pertunjukan tradisional dapat diadaptasi dengan menggunakan teknologi modern, sehingga lebih menarik bagi generasi muda. Penggunaan media sosial dan platform streaming dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan kesenian tradisional.
Menyaksikan Pertunjukan: Tips dan Rekomendasi
Untuk menikmati pertunjukan tradisional Indonesia dengan maksimal, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Dengan memahami beberapa hal penting, Anda dapat meningkatkan pengalaman menyaksikan pertunjukan.
Tempat Terbaik untuk Menyaksikan
Memilih tempat yang tepat untuk menyaksikan pertunjukan tradisional sangatlah penting. Beberapa pilihan tempat yang populer termasuk:
- Teater-teater besar di kota-kota besar
- Festival budaya dan event khusus
- Desa-desa adat yang masih melestarikan tradisi
Untuk informasi lebih lanjut tentang mengajak anak menonton pertunjukan, Anda dapat mengunjungi situs ini yang menyediakan tips berguna.
Waktu dan Jadwal Pertunjukan
Mengetahui waktu dan jadwal pertunjukan juga sangat penting. Berikut adalah beberapa tips terkait waktu dan jadwal:
Waktu | Jadwal | Catatan |
---|---|---|
Malam | Jumat & Sabtu | Pertunjukan utama biasanya diadakan di malam hari |
Siang | Minggu | Pertunjukan untuk keluarga dan anak-anak |
Sore | Rabu & Kamis | Pertunjukan dengan suasana santai |
Dengan memperhatikan tips di atas, Anda dapat menikmati pertunjukan tradisional Indonesia dengan lebih baik. Jangan ragu untuk mencari informasi lebih lanjut dan berpartisipasi dalam event-event budaya untuk mengalami keindahan performance art Indonesia secara langsung.
Kesimpulan: Menjaga Tradisi Lewat Pertunjukan
Pertunjukan tradisional Indonesia merupakan warisan budaya yang kaya dan beragam, mencakup seni pertunjukan dan teater yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
Dukungan Komunitas untuk Pelestarian
Dukungan komunitas sangat penting dalam melestarikan pertunjukan tradisional. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kita dapat menjaga keberlangsungan seni pertunjukan dan teater sebagai bagian dari warisan budaya.
Membangun Masa Depan untuk Pertunjukan Tradisional
Dengan memahami pentingnya pertunjukan tradisional, kita dapat membangun masa depan yang lebih cerah untuk seni pertunjukan dan teater di Indonesia, sehingga generasi mendatang dapat terus menikmati kekayaan budaya ini.
FAQ
Apa itu pertunjukan tradisional?
Pertunjukan tradisional adalah bentuk seni pertunjukan yang memiliki akar dalam tradisi dan budaya masyarakat Indonesia, mencakup teater, musik, tari, dan lain-lain.
Mengapa pertunjukan tradisional penting?
Pertunjukan tradisional penting karena merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia dan memainkan peran signifikan dalam membentuk identitas budaya masyarakat.
Bagaimana cara melestarikan pertunjukan tradisional?
Pertunjukan tradisional dapat dilestarikan dengan melibatkan komunitas, mengadakan festival budaya, dan mempromosikannya melalui media sosial dan teknologi lainnya.
Apa saja jenis-jenis pertunjukan tradisional di Indonesia?
Indonesia memiliki beragam jenis pertunjukan tradisional, termasuk tari klasik dan rakyat, teater tradisional, musik dan alat musik daerah, serta performance art.
Bagaimana pertunjukan tradisional dapat menjadi daya tarik wisatawan?
Pertunjukan tradisional dapat menjadi daya tarik wisatawan dengan menampilkan keunikan dan keindahan budaya Indonesia, serta diadakan dalam festival budaya dan event khusus.
Apa tantangan yang dihadapi pertunjukan tradisional?
Pertunjukan tradisional menghadapi tantangan seperti masalah pembiayaan, perubahan minat masyarakat, dan lain-lain, sehingga memerlukan dukungan komunitas dan kesadaran masyarakat.
Bagaimana teknologi dapat membantu melestarikan pertunjukan tradisional?
Teknologi dapat membantu melestarikan pertunjukan tradisional dengan memungkinkan siaran langsung, streaming, dan promosi melalui media sosial, sehingga meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat.